Skip to main content

Tuan Agung & Balateri

Menjelang menerima tamu agung dari kediamannya yang jauh diluar kota. Wah ini kudu koprol menyiapkan segala sesuatunya..

Pertama yang harus ku persiapkan adalah mental, hla bagaimana tidak tamu agung ini akan berkunjung dan menginap untuk beberapa waktu yang belum terindentifikasi

walaahh...bingung juga nih mau mulai darimana, hla wong yang mau dipersiapkan apa saja ku tak tau ...hahaha...paiyaaahhh tenan rek..

Namun, dengan segenap kekuatan bulan akan menghukummu...akulah taxedo bertopeng hahha...(hanya orang yang berhati bersih tau siapa taxedo bertopeng)

Oke identifikasi persiapan apa saja yang seharusnya ada dan tiada..
  1. Tempat untuk menyambut
  2. Kamar untuk istirahat
  3. Makanan dan minuman
  4. Peralatan 
Persiapan yang pertama adalah tempat untuk menyambut

Hal yang perlu diperhatikan adalah tentang kebersihan dari tempat penyambutan, jika lokasi penyambutan sudah bersih dan kincling berarti sudah sau step persiapan selesai

Setelah dilaksanakan dan ditinjau ulang ternyata ada bugdet yang musti dikeluarkan untuk hal tempat yaitu alat kebersihan yang ternyata sudah tidak memadai

tindakan yang harus diambil adalah merogoh kocek yang sedikit dalam untuk mendapatkan alat kebersihan beserta ubo rampenya

Setelah dirasa cukup maka akan dilanjutkan dengan step berikutnya yaitu persiapan tahap kedua

Kamar untuk Beristirahat

Meninjau dan mempersiapkan kamar untuk beristirahat tamu agung yang akan datang bisa dibilang lumayan membutuhkan effort dari tenaga yang sudah ku tambah dengan porsi makan kuli bangunan...

tentu taulah porsi kuli bangunan itu sepiring nambah..hahha..

Hal ini berguna untuk memindahkan posisi atau tata letak tempat tidur dan furniture sedemikian rupa supaya terlihat lebih elegan

Persiapan yang sudah kulakukan adalah dengan mendesain terlebih dahulu tata letak dari interior yang ada supaya lebih ada panduan yang pasti 

Kenapa harus ku desain lebih dahulu? ya tentu saja untuk menghemat tenaga lah...

coba bayangkan saja kalo desainnya masih belum fix, pasti mindah sana pindah sini...wah habis sudah tenaga dengan jurus kuliku hanya untuk memindahkan furniture yang beratnya mungkin melebihi berat badanku sendiri..

kalau beruntung sih ada yang bantuin kalau yang dimintai bantuan sedang bertugas mencari sesuap berlian gmn?

ok dalam 2 hari libur Kamar untuk beristirahat target selesai.

Makan dan Minuman/Konsumsi

Ini problematika yang ku paling ribet menurut ku hlo ya...kenapa kok paling ribet?

karena berkaitan dengan selera orang lain...

Yang dipertuan agung datang dengan bala tentara kecilnya merupakan kawanan pemilih dalam hal makanan dan minuman yang akan jadi asupannya

Kudu memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh dan juga sebagai anti oksidan

Walah pokoknya ribet dah...

Trus bagaimana solusinya?

emmm....Setahun kemudian...ngga ding

Pokoknya kudu ditawari dahulu sebelum membeli ya seperti dipasar gitulah...kalo makin ditawar kan pasti lebih murah to

Coba kalo tidak ditawari...asal beli misalnya ntar bukan selera yang dipertuan agung dan bala tentara kecilnya bagaimana? rugi dan lebih boros dong ya...

nah, jadi solusi yang pas untuk permasalahan konsumsi adalah "Tawari"

Persiapan terakhir adalah Peralatan

Peralatan yang dimaksud disini merupakan peralatan untuk balateri nya
ini yang sungguh beraaatt bahkan paling super duper berat untuk dipersiapkan karena menyangkut harkat dan martabat seorang laki2 sepertiku...

hmmm...bayangkan saja sekali salah persiapan berabe sudah urusannya bakalan panjang kali lebar

namun semua dilakukan dengan penuh rasa dari hati jadi lebih dari apapun beratnya menjadi lebih terasa ringan...tau kan kalo udah ada urusannya dengan hati?

tentu inilah perjuangan broohhh...

Pengkondisian dilakukan dengan berkoordinasi dengan tuan agung...dimana beliau adalah sebagai pemimpin atau komando buat balateri

koordinasi sudah semakin inten dilakukan semakin baik pula persiapan untuk menyambut mereka 

Peralatan dari pembasmi nyamuk, sampai sikat pencuci botol sudah dipersiapkan tinggal order dan dalam beberapa hari sudah didapatkan...

yang masih menjadi pekerjaan rumah adalah soal susu dan juga pampers....ternyata susah juga mencari yang sesuai dengan selera balateri...

harus googling dahulu sampai harus bertanya dengan para sanak saudara dan rekan kerja

dalam beberapa hari mencari akhirnya ada titik terang 

informasi yang kudapat dari rekan kerja yang kebetulan merupakan akamsi (anak kampung sini)

dia mengatakan kalo tempat yang dicari untuk produk susu yang sesuai dengan balateri dengan harga yang lebih hemat berada tak jauh dari lokasiku sekarang

dari tempatku sekarang berdomisili kurang lebih ya 3 km

namun karena keterbatasan waktu tak jua ku mencari lokasi toko itu berada..

sibuk mempersiapkan yang poin lain yang belum sempurna..

waktu semakin sempit dan juga waktu juga beranjak ke tanggal makin tua jadi harus pilah pilih juga nih apa yang perlu dan apa yang masih bisa ditunda terlebih dahulu..

hingga waktu keberangkatan tuan agung beserta balateripun sudah tiba...namun apa yang seharusnya kupersiapkan tak bergitu sempurna...semoga dengan sisa2 waktu yang ada bisa kupenuhi peralatan yang menjadi tanggunganku

Yah, demikian tips dan cerita yang singkat yang semoga saja apa yang menjadi pengalamanku ini akan berguna bagi yang membutuhkan

Hanya sebuah cerita dari kehidupanku sehari-hari ini mungkin saja tak berarti buat sekelompok atau banyak orang ...tapi paling tidak bisa menjadi hiburan cerita walau hambar

sudah saatnya menjemput tuan agung dan balateri


Yang Dipertuan Agung & Balateri
Sumber : Dokumen pribadi









Comments

Popular posts from this blog

#ceritababazi #75

 Hari ini Minggu di bulan Desember 2022. Pada dasarnya hati ini selalu mengidamkan untuk hari libur seperti ini. Harapan selalu menggelayuti diri untuk menemui diri sebenarnya, namun apakah sikap malesku ini merupakan sebuah bentuk ketakutan ataukah hanya sebuah drama dari diri yg merasakan burn out? Perjalan hidup sudah menjelang paruh waktu, hal ini mengacu pada junjungan kita Rasulullah Saw. Walaupun sudah banyak pengalaman hidup dilalui selama hidup, namun masih saja ada hal yg kurasa perlu dibenahi. Entah apa itu, saya pun merasa kurang dan haus terus untuk mencari hal tersebut. Hingga kini diri ini tak kunjung menunjukkan diri sebagai mana hati ingin berkehendak. Mungkin saja hal inilah yang disebut hidup itu selalu tentang belajar.  Hal yang menarik hari ini adalah? Emm...apa ya? Oh, tadi pagi nak wedok bercerita aktifitas dirinya dari bangun tidur hingga cerita ini kudapati. Kira-kira ceritanya begini, bangun tidur sekitar jam setengah 6, kemudian diajaklah sama sang k...

Heboh Masker COVID-19/Corona Virus

Ilustrasi Corona virus by Me Heboh, borong masker, borong bahan makanan instan seperti mie instan, sarden, vitamin dan barang yang berguna untuk segala kondisi terkait dengan COVID-19 atau orang lebih kenal dengan virus corona. Virus corona yang pertama ditemukan di Wuhan, cina, pada desember 2019 telah menyebar ke seantero cina dan beberapa negara di dunia. Untuk update terbaru bisa buka link dibawah ini yang di update per 3 maret 2020. https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/03/091500465/update-virus-corona-di-seluruh-dunia-tembus-73-negara-48002-sembuh-3117 Untuk di indonesia sendiri mulai heboh setelah presiden jokowi memberikan pernyataan terkait warga negara indonesia terjangkit virus ini. 2 orang warga negara yang tertular dan dinyatakan positif terpapar virus corona diumumkan oleh pak jokowi per 2 maret 2020 kemaren. Hal inilah yang memicu kehebohan di indonesia hingga memborong masker dan bahan makanan sebagai tindakan siaga terkait virus COVID-19 ini. ...

#ceritababazi #72 Self love dengan keberagaman

Berbeda tapi melengkapi Gambar oleh Magnascan dari Pixabay    Yaps, hari ini sudah bisa terlewati dengan sedikit tertatih. Terkadang harus diakui, melewati waktu dalam sehari memang harus mengedepankan kompromi penuh dengan adanya tantangan dalam degup jantung. Seiring berjalannya waktu, terkadang iri melihat keseruan orang lain. Hari ini, dengan sedikit tertatih ku berhasil melewatinya. Satu pekerjaan rumah sudah terlihat hasilnya, tinggal eksekusi ke sang eksekutor. Masih ada waktu 2 hari untuk merevisi hasil dari pekerjaan yang ku tangani. Penuh tantangan, penuh problematika, mungkin saja tim owner juga merasakan hal serupa. Hadirku dalam situasi ini apakah menjadi pembeda? Berulang kali, ku merasakan hal yang membuat degup jantung ini terus mendebar kencang. Masalahnya masih saja sama, yaitu mengalahkan diri sendiri. Apakah ini ada hubungannya dengan sifat introvertku? Pertanyaan demi pertanyaan sering terlintas dari benak pikiranku sendiri, sering berasumsi sendiri. Secar...