Skip to main content

#ceritababazi #73 So, weird

Kata yang pantas untuk aku lontarkan dari sekian banyak pikiran yang memaki untuk keluar dari kepalaku ini apa?

Permasalahan demi permasalahan kunjung tak henti-hentinya mendera dalam kehidupanku seperti sekarang ini. 

Putus asa?

Dari kehidupan diri sendiri hingga keluarga bahkan sampai mendera dalam pekerjaan, membuat diri ini sendiri tak tau harus berbuat apa?

terkadang pemikiran diri ini tak bisa ku pahami dengan sendirinya, aneh memang jika hal ini ku ingat kembali. Walaupun ini sering terjadi dalam kehidupan setiap individu manusia. Mereka terkadang berdiam diri hanya untuk menyeleksi hal yang mereka khawatirkan dalam hidup. Upaya mereka tak kunjung membuahkan hasil seperti apa yang mereka harapkan. Jika semua itu terealisasi, akankah mereka akan berbuat semaunya sendiri? Entahlah diri ini tak cukup punya argumen untuk menyelasaikan pemikiran itu.

Mungkin saja hal ini terlihat biasa saja, tetapi hal inilah menjadikan diri ini selalu merasa kurang dan perlu untuk dibenahi dengan segenap pemikiran kepala dingin. Acap kali mereka bergelut dalam ketidak seimbangan pemikiran mereka sendiri. Terkunci dalam benak mereka sendiri, seperti katak dalam tempurung, seakan tidak ada lagi kehidupan selain apa yang mereka alami. Hal apa sih yang membuat diri ini begitu picik melihat luasnya dunia ini.

Perumpamaan demi penerimaan diri seakan terus bergulir dalam setiap kesempatan diri berpikir. Kritis dalam pemikiran sadar kita seakan terus menjungkalkan diri kita untuk tetap dalam got yang sama.

Penyederhanaan diri terkadang tercipta dengan sedikit menyerah dalam melakukan perubahan proses itu sendiri. Mungkin saja semua akan berubah seperti kita bisa menjelajah waktu, kita bisa kembali ke masa lalu untuk merubah kembali apa yang tidak menjadi keinginan dan harapan kita pada saat ini. Hidup memang menjengkelkan jika hal itu terjadi, proses memang terkdang jauh dari apa yang kita rencanakan dan harapkan. 

Rencana demi rencana matang sudah kita pikirkan demi mewujudkan impian kita pada masa depan. Setidaknya hal ini bisa membuat kita menjadi bersemangat dalam menjalani proses yang terus kita lalui. Waktu demi waktu telah kita lalui hingga kita menjadi manusia dewasa secara umur, namun terkadang umur tak sebanding dengan tingkat kedewasaan yang sesungguhnya.

orang lain tak ingin menjadi diri mereka sendiri, mereka selalu berkaca akan keberhasilan orang lain. Mereka tidak sadar akan maksud mereka ada didunia ini memiliki kharisma sendiri. Berbeda memang iya, tetapi pengetahuan akan membedakan diri kita dengan orang lain. Hiduplah seperti apa kata hati kita, jangan pernah merasa kita hanya bisa hidup dengan sebuah kesempurnaan orang lain. Toh, manusia tak ada yang sempurna seperti tuhan yang menciptakan kita, tentunya.

Hadapi semua proses yang sedang kita geluti sekarang tanpa ada pemikiran untuk melewatkan proses tersebut. Memakan waktu terlalu lama jika kita tidak menikmati setiap proses tersebut. Hiduplah dengan penuh semangat dengan cinta yang ada dalam hati kita.

Perumpamaan yang bisa kita tengarai adalah Hidup itu sendirilah proses, hidup itu sendirilah kita. jangan pernah meningkari proses perjuangan diri ini sekarang untuk menjemput masa depan yang tak pernah kita tahu. Untuk itulah kita hidup, untuk menyiapkan diri menyongsong masa depan.

Perasaan setiap kali mengundang untuk mengatakan jika kita selalu mengulangi hal yang seperti itu secara menerus. De javu, ya itu sering terjadi dalam benak kita. langkah berbeda sudah kita lakukan, namun mengapa hal yang sama selalu kita rasakan? Menemukan pemikiran kita yang sedang menganalisa diri ini hanyalah sebuah alat dalam menjalani proses. Pikiran kita hanyalah alat, sedangkan hal yang perlu kita sadari adalah hati sejati.



Comments

Popular posts from this blog

#ceritababazi #75

 Hari ini Minggu di bulan Desember 2022. Pada dasarnya hati ini selalu mengidamkan untuk hari libur seperti ini. Harapan selalu menggelayuti diri untuk menemui diri sebenarnya, namun apakah sikap malesku ini merupakan sebuah bentuk ketakutan ataukah hanya sebuah drama dari diri yg merasakan burn out? Perjalan hidup sudah menjelang paruh waktu, hal ini mengacu pada junjungan kita Rasulullah Saw. Walaupun sudah banyak pengalaman hidup dilalui selama hidup, namun masih saja ada hal yg kurasa perlu dibenahi. Entah apa itu, saya pun merasa kurang dan haus terus untuk mencari hal tersebut. Hingga kini diri ini tak kunjung menunjukkan diri sebagai mana hati ingin berkehendak. Mungkin saja hal inilah yang disebut hidup itu selalu tentang belajar.  Hal yang menarik hari ini adalah? Emm...apa ya? Oh, tadi pagi nak wedok bercerita aktifitas dirinya dari bangun tidur hingga cerita ini kudapati. Kira-kira ceritanya begini, bangun tidur sekitar jam setengah 6, kemudian diajaklah sama sang k...

Heboh Masker COVID-19/Corona Virus

Ilustrasi Corona virus by Me Heboh, borong masker, borong bahan makanan instan seperti mie instan, sarden, vitamin dan barang yang berguna untuk segala kondisi terkait dengan COVID-19 atau orang lebih kenal dengan virus corona. Virus corona yang pertama ditemukan di Wuhan, cina, pada desember 2019 telah menyebar ke seantero cina dan beberapa negara di dunia. Untuk update terbaru bisa buka link dibawah ini yang di update per 3 maret 2020. https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/03/091500465/update-virus-corona-di-seluruh-dunia-tembus-73-negara-48002-sembuh-3117 Untuk di indonesia sendiri mulai heboh setelah presiden jokowi memberikan pernyataan terkait warga negara indonesia terjangkit virus ini. 2 orang warga negara yang tertular dan dinyatakan positif terpapar virus corona diumumkan oleh pak jokowi per 2 maret 2020 kemaren. Hal inilah yang memicu kehebohan di indonesia hingga memborong masker dan bahan makanan sebagai tindakan siaga terkait virus COVID-19 ini. ...

#ceritababazi #72 Self love dengan keberagaman

Berbeda tapi melengkapi Gambar oleh Magnascan dari Pixabay    Yaps, hari ini sudah bisa terlewati dengan sedikit tertatih. Terkadang harus diakui, melewati waktu dalam sehari memang harus mengedepankan kompromi penuh dengan adanya tantangan dalam degup jantung. Seiring berjalannya waktu, terkadang iri melihat keseruan orang lain. Hari ini, dengan sedikit tertatih ku berhasil melewatinya. Satu pekerjaan rumah sudah terlihat hasilnya, tinggal eksekusi ke sang eksekutor. Masih ada waktu 2 hari untuk merevisi hasil dari pekerjaan yang ku tangani. Penuh tantangan, penuh problematika, mungkin saja tim owner juga merasakan hal serupa. Hadirku dalam situasi ini apakah menjadi pembeda? Berulang kali, ku merasakan hal yang membuat degup jantung ini terus mendebar kencang. Masalahnya masih saja sama, yaitu mengalahkan diri sendiri. Apakah ini ada hubungannya dengan sifat introvertku? Pertanyaan demi pertanyaan sering terlintas dari benak pikiranku sendiri, sering berasumsi sendiri. Secar...